Sebuah PUISI RELIGI yang menuntun kita untuk lebih mengerti akan jalanya hidup... Memahami apa yg telah di takdirkan,
Jangan ada sebuah penyesalan yg akhirnya baru sadar ketika telah di makamkan.... Sebuah rilisan syair puisi maha karya; "Rintihan syair puisi air mata kejora"
※ "JERITAN PENYESALAN DALAM PEMAKAMAN" ※
Dinginya malam berganti awan pun menyelimuti...Teringat akan masa lalu buat ku sesak diri...
Seribu tanya menyuak kenapa asa itu tak mau pergi... Apakah ku akan selalu begini meniti hari tak temukan jati diri...
Ku terpatri seolah jantung telah mati... Kenapa ku tak pernah menanggisi dosa2 yg telah ku racuni...
Kenapa ku slalu menyakiti,menghianati orang yg ku sayangi... Kenapa... Kenapa ku lemah...
Kakiku lelah tuk melangkah... Berjalan tampa arah tangan berlumur darah yg termamah... Kerikil2 tajam trus datang hantar cobaan...
Banyk ketakutan&kesedihan... Ku terdiam terduduk dalam keheningan mengali arti kebahagian... Berlahan ku berjalan&tertahan...
Lirih ku dengar jerit insan,tersadar tu dari pemakaman...
Melambaikan tangan,bersamaan tu dia menahan jerit kesakitan&berbisik angan.... "Pandanglah aku kawan...
Lihatlah aku... Ku yg telah menyia2kan masa depan...
Kini ku benar2 telah terbungkus kain kafan berparfumkan kematian...
Hanya penyesalan yg ku rasakan...
Hanya kegelapan yg ku dapatkan... Kau yg masih muda...
Masih hidup&masih bisa menghirup lantang tuk menyebut penyesalan... Bangunlah kawan...! Jangan biarkan masa lalu membunuh mu...
Buang ragu mu...
Raihlah cinta dibatas keinginan mu... Jagan biarkan kau larut dalam kesedihan...
Raihlah kasih sayang yg bisa menuntun mu ke masa depan... Terima kasihlah pada Tuhan... Karena di dalam kesedihan kau masih selipkan kebahagiaan&di dalam luka kau msh bisa tertawa... Lihatlah aku...
Pandanglah aku... Ku hanya bisa berbaring kaku...
Terkubur dalam bisu...
Hanya bisa merana tersiksa tak punya daya hny penyesalan yg ku rasa..... "JERITAN PENYESALAN DALAM PEMAKAMAN"




0 komentar:
Posting Komentar